IMG_8834

Menuju Sleman Cerdas dan Sehat

Share This:

Menampilkan Kabupaten cerdas dan sehat adalah idaman para bupati dan wakil bupati. Tetapi mewujudkannya bukanlah perkara mudah semudah membalikkan kedua telapak tangan. Perlu analisa tepat dan akurat untuk mewujudkannya. Analisa itu tentunya menuntut berbagai faktor dan indikator agar dapat berhasil dan terwujud nyata. Sejauh pemahaman yang saya miliki untuk mewujudkan Kabupaten cerdas dan sehat setidaknya membutuhkan SDM yang produktif, SDA yang bersahabat, serta fasilitas pendidikan dan kesehatan harus tampil di garda terdepan.

Selain itu, pelayanan dan fasiltas bidang pendidikan dan kesehatan juga indikator lain jadi faktor penentu keberhasilan suatu Kabupaten ingin tampil cerdas dan sehat. Isu bonus demografi patut dijadikan sebagai daya ungkitnya, terlebih tahun 2020 negara ini akan menjadi Indonesia Emas. Maksudnya, usia-usia produktif akan mengisi bidang-bidang strategis sebagai upaya membangun bangsa dan negara ini.

Sleman dinilai telah memiliki berbagai indikator Kabupaten cerdas dan sehat. Pada tataran grass roots, upaya mewujudkannya penting untuk menciptakan kehidupan sosial yang aman dan damai. Pasalnya, lingkungan sosial yang kondusif adalah faktor penentu terciptanya masyarakat yang produktif dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Meningkatkan toleransi, tenggang rasa, saling menghormati, tolong menolong, bekerjasama, gotong royong, serta membina kerukunan merupakan faktor-faktor krusial yang harus diterjemahkan ke dalam kehidupan masyarakat. Lebih-lebih, Sleman dihuni oleh beragam suku, etnis, agama dan budaya dalam bingkai multikultural dan plural, faktor-faktor di atas merupakan sebuah keniscayaan untuk diciptakan. Dan salah satu cara dengan memberikan kesadaran secara kolektif, terutama melalui pendidikan.

Kemudian, selain memperkuat kesadaran masyarakat tentang kesalehan-kesalehan sosial di atas, hal lain yang juga harus diperhatikan ialah penguatan dalam hal pelayanan dan fasilitas di bidang pendidikan dan kesehatan. Pelayanan dan fasilitas merupakan dua hal yang saling bersinggungan secara administratif. Jika fasilitas dan pelayanan baik, niscaya keberhasilan di depan mata, dan sebaliknya.

Terakhir, faktor penunjang lainnya adalah proses pemberian motivasi dan dukungan moral kepada masyarakat. Perkara ini sangat penting karena saling mengingatkan merupakan upaya cerdas untuk memperkuat kedirian individu-individu yang hidup di lingkungan masyarakat agar semangat dan spiritnya tetap terjaga dan terpacu untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Motivasi dan dukungan moral itu bisa berupa nasihat-nasihat dan petuah-petuah, seperti semangat belajar, bekerja terus dengan keras, cerdas dan ikhlas. Demikian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>