IMG_9016

Menjadi Ibu Teladan

Share This:

Salah satu takdir seorang perempuan adalah menjadi ibu rumah tangga. Sebuah peran yang tidak dapat dihindarkan bagi seorang perempuan, terutama ketika telah menikah. Anggapan sebagian orang yang menyatakan ibu rumah tangga hanya sekadar mengurusi kebutuhan domestik keluarga tidak sepenuhnya salah, tetapi juga bukan kebenaran mutlak. Pasalnya, dalam urusan domestik keluarga, atau menjadi ibu rumah tangga berarti seorang perempuan juga dituntut untuk tampil sebagai seorang pemimpin.

Bagi saya kunci kesuksesan mengurusi keluarga dan mendidik anak di dalam rumah tangga ialah tampilnya seorang perempuan sebagai pemimpin di rumah, guru bagi anak-anaknya sekaligus pelayan bagi suaminya. Ketiga konsep tersebut harus berjalan sinergis dan proporsional sehingga kecerdasan dan kematangan diri seorang perempuan merupakan harga mati yang tidak dapat ditawar. Hal itu sekaligus menampik angggapan bahwa urusan domestik rumah tangga adalah perkara remeh temeh yang tidak membutuhkan pendidikan.

Anggapan itu jelas keliru. Kesuksesan suami-istri dalam mengurusi rumah tangga dan mendidik anak adalah berkat peran besar yang dimainkan seorang perempuan atau istri. Pada konteks ini, seorang istri seharusnya dimaknai sebagai partner bagi seorang suami dan tidak hanya sekadar pelengkap belaka.

Seorang istri yang cerdas dan pandai memimpin urusan rumah tangga akan menjadi faktor penentu kesuksesan suami. Sebab, telah dipahami bahwa suami dan istri memegang peranan masing-masing dalam membangun biduk rumah tangga. Peranan keduanya bersifat kolaboratif dan koordinatif sehingga baik suami maupun istri perlu saling menghargai dan menyokong antar satu sama lain. Untuk itu, rahasia rumah tangga yang sukses bertumpu pada pemahaman suami dan istri terhadap peranan-peranannya.

Rahasia sukses lainnya seorang perempuan dalam mengurusi rumah tangga yaitu penghormatannya terhadap sosok seorang suami. Kedua, kesadarannya tentang pendidikan seorang anak. Sebagaimana diketahui, rumah adalah tempat pendidikan pertama bagi seorang anak. Tumbuh dan berkembangnya kepribadian seorang anak, baik kognitif, afektif dan psikomotiriknya dimulai dari dalam rumah. Dan seorang istri, disadari atau tidak memainkan peranan utama dalam mendidik anak-anaknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>