Tag Archives: TK Sleman

Wabup Sleman Sri Muslimatun memberikan sambutan sekaligus membuka acara lomba mewarnai tingkat TK se-Kabupaten Sleman

Wabup Sleman Membuka Lomba Mewarnai TK Tingkat Kabupaten

Share This:

Sleman — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman menggelar Lomba Mewarnai Tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kabupaten Sleman, Selasa (27/02/2018), di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan minat dan budaya baca anak usia dini melalui kegiatan seni mewarnai gambar.

Lomba yang mengusung tema Mau Pintar? Ayo ke Perpustakaan  dibuka oleh Wakil Bupati Sleman, Dra Hj Sri Muslimatun MKes.

Dia mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman tersebut. Mewarnai gambar prinsipnya sama dengan kegiatan membaca ala anak-anak. Anak-anak akan lebih mudah memahami sesuatu melalui gambar.

“Anak-anak kan belum kenal huruf. Mereka kenalnya gambar. Maka mereka memaknai gambar itu sebagai suatu kalimat, bisa menjadi rangkaian cerita yang panjang,” jelas Sri Muslimatun.

Pembelajaran terhadap anak-anak awalnya memang harus dipaksa. Namun pemaksaan tersebut tidak harus dengan cara kasar.

Lomba kali ini diselenggarakan juga dalam rangka memaksa anak usia dini untuk menumbuhkan minat baca, tapi dengan cara yang menyenangkan.

“Ada pepatah, awalnya dipaksa, kemudian jadi biasa, kemudian jadi budaya. Dipaksa kan tidak harus dengan kasar. Ini kan sebenarnya juga sedang dipaksa. Tapi mereka tidak tahu kalau dirinya sedang dipaksa,” ungkap Sri Muslimatun.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Ir AA Ayu laksmi Dewi Tri Astika Putri MM mengatakan pihaknya tengah menggalakkan budaya literasi kepada masyarakat, termasuk anak usia dini.

Kebiasaan membaca pada anak usia dini harus dibiasakan mulai dari lingkungan keluarga. Pembiasaan membaca pada anak-anak bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan, seperti dengan cara mewarnai gambar.

“Hasil dari beberapa survei menunjukkan minat baca kita rendah ya. Mungkin itu bukan semata-mata karena mereka tidak mau. Tapi mungkin cara penyampaiannya kurang menarik,” kata Ayu.

Lomba Mewarnai Tingkat TK se-Kabupaten Sleman tersebut diikuti oleh 340 anak, berasal dari 17 kecamatan di Kabupaten Sleman. Masing-masing kecamatan mengirimkan 20 wakilnya. Lima pemenang berhak atas trofi, piagam dan uang pembinaan. (Sumber: www.koranbernas.id)

Lomba mewarnai

496 peserta Ikuti Lomba Mewarnai dan Cerita Wayang

Share This:

Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar Lomba Mewarnai untuk siswa Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta Lomba Cerita Wayang untuk siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Sleman yang dibuka oleh Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, pada hari Rabu (12/4) di Museum Gunung Api Merapi (MGM). Acara tersebut diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, bekerjasama dengan MGM dan Bank Sleman.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Ayu Laksmidewi Triastika Putri mengungkapkan bahwa Lomba Cerita Wayang tersebut bertujuan bertujuan untuk membangun karakter para siswa melalui cerita wayang yang sarat akan nilai-nilai luhur. Selain itu, lomba tersebut juga bertujuan untuk melestarikan budaya jawa sebagai budaya daerah yang menopang kuatnya budaya nasional melalui literasi. Sedangkan Lomba Mewarnai dengan tema “Belajar Membaca” untuk PAUD, dan “Aku Suka Membaca” untuk TK, bertujuan untuk mensosialisaikan perpustakaan sesuai dengan tahap yang mereka pahami. Karena anak-akank lebih mudah memahami sesuatu melalui gambar, sehingga selanjutnya mampu meningkatkan minat baca. Kemudian Lomba Mewarnai tersebut juga sebagai sarana kreatifitas anak-anak TK dan PAUD dalam hal mewarnai.

Sementara itu, Sri Muslimatun menyampaikan bahwa acara tersebut dapat menumbuhkan rasa percaya diri pada anak dalam menunjukkan kemampuan dan kreatifitasnya, sehingga anak-anak dapat mengembangkan kemampuan dan bakatnya secara optimal. Disamping itu, keikutsertaan anak-anak dalam lomba ini mampu menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai budaya yang luhur serta menumbuhkan kegemaran membaca pada anak Usia Dini. Sri Muslimatun berharap kepada anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa, untuk mampu mencintai, menjaga dan melestarikan budaya daerah kita kita sendiri

Ada sebanyak 496 peserta yang mengikuti lomba tersebut, yaitu 146 siswa dari 49 SD/MI di kabupaten Sleman mengikuti Lomba Cerita Wayang, dan 350 TK/PAUD siswa yang mewakili 17 Kecamatan di Kabupaten Sleman mengikuti Lomba Mewarnai. Adapun yang menjadi Dewan Juri untuk Lomba Cerita Wayang diantaranya adalah CS Hasmoro (Redaksi Jaka Lodang) Parjaya, S.Sn (Budayawan), Suyami, M.Hum (Balai Pelestarian Nilai Budaya). Sedangkan Dewan Juri untuk Lomba Mewarnai yaitu Suharjito, SN (PPPPTK Seni Budaya), Tulus Widodo, Ssi (PPPPTK Seni Budaya), Gogor Bangsa, M.Sn (Dosen ISI). (Sumber: www.slemankab.com)