Tag Archives: sri muslimatun

Sri Muslimatun sebagai Wakil Bupati terpilih.

Sri Muslimatun, Wakil Bupati Sleman Mendesan

Share This:

Sungguh kami tidak menyangka bakal ketamuan seorang Wakil Bupati Sleman, yaitu Bu Sri Muslimatun makan di warung Mi Lethek mBah Mendes Meguwoharjo. Mohon dimaklumi dan dimaafkan jika kami tidak mengenalnya mengingat kami belum pernah srawung.. kami pan hanya rakyat jelata penjual mi lethek dan lebih dari pada itu kami ber ktp Bantul hehehe….Begitu ajudannya menginformasikan kepada kasir saat hendak membayar bahwa beliau adalah Wakil Bupati Sleman, maka tanpa takut kehilangan moment dengan kamera hp seadanya kita abadikan dengan mengajak selfi, inilah uniknya mendes hahaha…

Analisa kami, seorang pejabat teras Kabupaten tentu tidak sembarangan mencari dan mendarat di warung makan setempat. Tentu ada ajudan yang telah menginformasikan keberadaan warung Mi Mendes kepada beliau. Beliau tentu mempertimbangan kepatutan tempat, rasa dan kenyamanan. Pantaslah jika kami mongkog, bangga sebagai warung lokal yang sehat mendapat kunjungan seorang pejabat. Dikunjungi pelanggan saja sudah bangga apalagi pejabat, artis dll sebagai public figur….tentu kesempatan indah ini tidak kita lepaskan begitu saja untuk numpang promosi hehehe…

Nah jika anda penasaran dengan rasa mi lethek warung Mendes tapi males untuk datang ke warung, silahkan kontak Gojek untuk area dalam kota Yogyakarta. Jika anda berdomisili luar kota Yogya dan penasaran pengin masak mi lethek sendiri, kita siap mengirimkannya via paket. Saat ini sudah banyak yang kita kirim mulai dari Tanjungpinang Kepulauan Riau, Jakarta, Bandung, Semarang, Pati, Surabaya, Denpasar dll.

(Sumber: http://mielethek.blogspot.co.id)

14032015_HarianJOgja_Burung-Kuntul_01-370x246

Wabup Sleman Pesan Tumbuhkan Rasa Cinta pada Pertanian

Share This:

Harianjogja.com, SLEMAN- Pemerintah Kabupaten Sleman, menyerahkan bantuan traktor tangan (hand tractor) bagi delapan gabungan kelompok tani di wilayah setempat guna meningkatkan produksi pertanian.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Wabup Sleman Sri Muslimatun pada Gelar Potensi Daerah di Kecamatan Seyegan, Selasa Delapan kelompok yang mendapat bantuan hand tractor tersebut, yakni Kelompok Tani Ngudi Makmur Sompokan, Margonmulyo Seyegan, Kelompok Tani Ngudi Rejeki Banyuurip, Margoagung Seyegan dan Kelompok Tani Sri Rejeki Susukan II Margokaton Seyegan.

Kelompok tani Sumber Makmur Konteng Sumberadi Mlati, Gapoktan Lumbungrejo Tempel, Gapoktan Moro Makmur, Mororejo Tempel, Kelompok Tani Catur Taruna Cibuk Kidul, Margoluwih Seyegan dan Kelompok Tani Tri Makmur, Ngaglik Sinduadi Mlati.

Sri Muslimatun seusai penyerahan bantuan mengatakan, sektor pertanian di Sleman bukan semata-mata pencarian bagi masyarakat Sleman, melainkan juga menjadi norma dan nilai budaya yang mengakar di Kabupaten Sleman.

“Berbagai kebudayaan terlahir dari sektor yang menjadi andalan Sleman ini. Ironisnya saat ini, sektor pertanian justru tidak banyak diminati generasi muda,” katanya.

Terkait hal itu diharapkan UPT Balai Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) menggalakan kegiatan untuk menumbuhkan rasa cinta pada dunia pertanian sejak usia dini.

“Usaha ini memiliki efek jangka panjang yakni melahirkan generasi produktif yang tertarik untuk mengembangkan dan memajukan pertanian di Kabupaten Sleman,” katanya.

Sri Muslimatun mengatakan, tingginya angka alih fungsi lahan pertanian yang banyak terjadi di Kabupaten Sleman akhir-akhir ini perlu disikapi dengan bijaksana.

Kebutuhan papan yang semakin meningkat perlu ditanggulangi dengan intensifikasi pertanian sehingga dapat mempertahankan hasil pertanian meski dengan lahan yang terbatas.

“Dengan penerapan teknologi pertanian yang tepat diyakini tidak hanya dapat meningkatkan hasil pertanian namun juga dapat menambah nilai ekonomis produk pertanian yang pada ujungnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.

Ia mengatakan, peningkatan kesejahteraan petani tidak hanya dilakukan melalui intensifikasi pertanian namun juga pengembangkan pemasaran produksi potensi pertanian dengan mengembangkan jaringan pemasaran produk-produk yang dihasilkan.

“Di sinilah peran UPT BP3K wilayah III Seyegan untuk mendorong kemampuan adopsi dan inovasi teknologi masyarakat dalam budidaya pertanian dan budidaya pascapanennya,” katanya.

Bahkan dengan kemudahan media “online” atau internet yang saat ini tengah menjadi tren dunia usaha tentunya membuka pangsa pasar produk pertanian. “Penjualan langsung pada konsumen ini tentu akan meningkatkan nilai jual,” katanya.

(Sumber: www.harianjogja.com)

13IMG-20160501-WA0009 - Copy

Wakil Bupati Sleman Memberikan Tausiah Pengajian Trah RHM Yusuf

Share This:

SLEMAN, BERSATUNEWS.COM – Sri Muslimatun Wakil Bupati Sleman memberikan Tausiah dan berbagi pengetahuan tentang kesehatan pada pengajian trah RHM. Yusuf di kediaman Sambudi anggota DPRD DIY, Ahad pagi (01/05/2016).

Sri Muslimatun memulai materi dengan mengajak para hadirin untuk selalu mendekatkan diri deangan Allah SWT melalui melaksanakan sholat wajib dan sunah seperti sholat malam. Insya Allah dengan melaksanakan segala perintah dan menjahui semua larangan, kita akan menjadi makhluk yang sempurna bahwa manusia diciptakan semata untuk ibadah (mengabdi).

“Mari kita memulai mendekatkan diri kepada Sang Pencipta Allah SWT dengan cara melaksanakan semua perintah-Nya dan menjahui segala larangan-Nya. Rutin melaksanakan sholat wajib lima waktu dan sholat malam adalah cara yang paling mudah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” jelas Wakil Bupati Sleman dalam tausiahnya.

Lanjut pemilik rumah sakit Sakinah Idaman Sleman, dalam diri manusia jangan ada rasa sombong meskipun sedikit. Ia bercerita pengalaman pribadi suatu waktu menjelang konferensi pers, sedikit dapat musibah lantaran karena ada sedikit rasa sombong di dalam hati.

“Jangan sampai ada rasa kesombongan sedikit pun di dalam diri kita. Semua kita sama dihadapan Allah, yang membedakan kita adalah kadar taqwa kepada Allah SWT. Saya pernah mengalami sendiri waktu menjelang konferensi pers, Tuhan memberikan sedikit musibah. Setelah saya introveksi diri, sepertinya karena waktu itu ada sedikit rasa sombong. Dari peristiwa itu saya dapat belajar bahwa tidak boleh ada rasa sombong meskipun sedikit,” lanjut Bu Daman sapaan akrab sehari-hari Wakil Bupati Sleman.

Sri Muslimatun juga mengingatkan kepada para hadirin agar menjaga kesehatan terutama buat generasi muda yang masih banyak perjuangan untuk merealisasikan cita-cita. Kesehatan sangat penting dalam kehidupan, tanpa kesehatan kita tidak bisa banyak berbuat sesuatu, termasuk ibdah kepda Allah.
Jangan lupa hidup teratur agar kesehatan badan terjaga. Jika badan selalu sehat untuk melakukan apapun kita bisa dan lancar. Pesan ini saya sampaikan terutama buat generasi muda yang masih banyak kesempatn malakukan segala hal termasuk maraih mimpi,” tuturnya.

Di akhir pengajian Ketua Yayasan Rumah Sakit Sakinah Idaman Sleman tersebut memberikan tips kesehatan menjalani hidup agar terhindar dari semua penyakit yang tidak diinginkan. Seperti yang disarankannya agar kita menghindari rasa stres, jika ada masalah langsung diselesaikan jangan hanya dipikir hingga membawa stres. Tips selanjutnya perhatikan kesehatan tubuh, misal kulit yang sangat sensitif dijaga agar tidak terkena penyakit menular. Tips terakhir disampaikan jangan lupa periksa berkala kesehatan agar terkontrol semua penyakit yang masuk ke dalam tubuh.

“Ada beberapa tips kesehatan yang akan saya sampaikan, diantaranya hindari rasa stres, jaga kesehatan tubuh dan periksa kesehatan secara berkala. Jika semua itu dijalani insya Allah kita akan memperoleh kesehatan. Kesehatan terjaga maka bekerja dan ibdah pun menjadi lancar,” tutup Wakil Bu Daman

Sumber Berita: www.bersatunews.com