Tag Archives: Pendidikan

muslimatun-wabub-sleman

Pesan Wakil Bupati Sleman Untuk Mahasiswa Baru

Share This:

Sleman bisa disebut kota bergengsi dalam dunia pendidikan, beberapa kampus yang tampil di level Nasional dan bahkan Internasional ada di Kota Sembada tersebut. Hal itu menunjukan kontribusi Sleman sangat signifikan dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, akan banyak melahirkan pemimpin masa depan yang akan pulang ke daerah masing-masing setelah menyelesaikan sekolah dari kampus-kampus bergengsi yang ada di Sleman.

Bertepatan akan dimulainya perkuliahan tahun ajaran baru (2016/2017) hampir semua kampus yang ada di kota Sleman. Perlunya pesan-pesan khusus buat mahasiswa baru dari pemangku kebijakan agar menjalani perkuliahan pada jalur yang ideal dan sesuai yang diinginkan orang tua. Atas keinginan tersebut, kami dapat mewawancari Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun di Rumah Sakit milikinya Sakinah Idaman, Sabtu (06/08/2016).

Sri Muslimatun membuka perbincangan dengan mengatakan Mahasiswa itu yang jelas mempunyai kewajiban belajar sungguh-sungguh dari orang tua, sesibuk apapun aktivitas, belajar tetap diutamakan. Jangan sampai menyia-nyiakan kesempatan belajar selama di Jogja, karena generasi muda adalah asset bangsa yang akan melanjutkan cita-cita para pendiri Ibu Pertiwi ini.

“Selain kecerdasan intelektual, juga jangan lupa meraih kecerdasan emosional. Jogjakarta merupakan kesempatan tempat bergaul banyak orang yang memiliki karakter berbeda-beda, baik orang Sleman itu sendiri,maupun orang luar Sleman. Sleman itu sebagai condradikmuka untuk belajar kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual. Untuk belajar kecerdasan spiritual tolong dipilah dan dipilih, kalau salah memilih organisasi, bisa menyimpang pemikiran dan keyakinannya, karena di Jogja terdapat beragam aliran seperti diberitakan akhir-akhir ini,” urai Wakil Bupati Sleman tersebut.

Sri Muslimatun melanjutkan, mahasiswa harus mempersiapkan skill dan SDM yang mumpuni dalam rangka menyambut bonus demografi yang dimiliki Indonesia. Lima belas tahun ke depan mahasiswa sekarang adalah calon pemimpin yang akan datang. Jika tidak memperiapkan diri dari sekarang, maka akan ketinggalan dari orang-orang yang sudah mempersiapkan diri berbagai skill individu.

“Lima belas tahun ke depan mahasiswa sekarang adalah calon pemimpin yang akan datang, karena menjadi generasi yang akan mengalami bonus demografi yang dimiliki bangsa Indonesia. Jika tidak mempersiapkan diri dari sekarang, maka akan ketinggalan dari yang sudah mempersipkan diri semaksimal mungkin,” jelas pemilik rumah sakit Sakinah Idaman itu.

Perempuan yang pernah mendapat penghargaan keluarga sakinah teladan 2008 ini melanjutkan perbincangan bahwa Sleman banyak memiliki kebudayaan adiluhung. Orang Sleman sepenuhnya terus menjaga kebudayaan tersebut, dan kami berharap mahasiswa baru jangan tercemar dan mencemari. Tentunya yang harus dilakukan menyesuaikan agar nilai adiluhung tersebut tetap terjaga. Itulah namanya membangun karakter bidang sosial dan budaya.

“Anda bisa sampai ke Jogja berarti anda orang-orang pilihan, di sini banyak kampus ternama di Indonesia bahkan di dunia. Oleh Karen itu, hanya orang pilihanlah bisa sekolah di Jogja. Karena anda orang pilihan, tolong jaga kualitas dan setelah selesai jangan lupa pulang untuk membangun daerah masing-masing,” lanjut Ibu tiga anak itu.

Perbincangan semakin seruh ketika perempuan alumni pascasraja Ilmu Kedokteran Kesehatan Masyarakat UGM ini menyampaikan harapan mahasiswa jangan melupakan kampung halaman. Untuk menumbuhkan kesadaran membangun daerah asal dengan cara setiap kali mendengarkan kuliah, membaca buku, diskusi dan kegiatan ilmiah lainnya, anggaplah anda sedang berdiri di daerah asal atau selalu bawa isu kedaerahan, sehingga selalu tepikir untuk membangun daerah.

“Ketika pulang ke daerah asal dan bisa merealisasikan ilmu yang diperoleh selama di Jogja, maka mahasiswa yang bersangkutan sudah sampai pada puncak kesadaran. Internalisasi kesadaran paling tinggi adalah di mana kita selalu berfikir ilmu yang kita miliki harus membawa perubahan di daerah kita masing-masing,” pungkas Bu Daman panggilan akrab sehari-harinya.

(Sumber: www.bersatunews.com)

IMG_20151202_142659_HDR

Kepercayaan Diri Kunci Sukses Kaum Disabilitas

Share This:

Setiap manusia tidak pernah lepas dari berbagai kesulitan. Hal ini juga dialami oleh para penyandang cacat fisik yang dalam hidupnya tidak pernah lepas dari kesulitan-kesulitan. Kondisi kelainan fisik yang dialaminya semenjak lahir ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari mereka, serta sangat berpengaruh terhadap penyesuaian dengan lingkungan dan kepribadiannya.

Continue reading

Screenshot-120114-035118-PM

Tumbuhkan Kesadaran Dan Kewaspadaan Bahaya AIDS

Share This:

Di berbagai negara, seluruh elemen masyarakat memperingati Hari Aids Sedunia pada 1 Desember 2015. Momen ini dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit mematikan yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV.

AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) atau syndrome penurunan kekebalan tubuh yang terjadi pada manusia, adalah infeksi yang disebabkan oleh virus yang disebut HIV(Human Immunodeficiency Virus). Penyakit HIV/AIDS merujuk pada keadaan seseorang yang tidak lagi memiliki sistem kekebalan tubuh sehingga berbagai macam penyakit dapat menyerang dan sangat sulit untuk disembuhkan. Hampir semua penderita AIDS berakhir dengan kematian, karena hingga saat ini penyakit AIDS belum ada obatnya.

Continue reading