Category Archives: Pendidikan

Wakil Bupati Sleman

Wabup Sleman Buka TMMD Sengkuyung ke-97 Tahap II

Share This:

Waktoe.com – SLEMAN, Wabup Sleman, Hj. Sri Muslimatun membuka secara resmi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung ke-97 Tahap II TA 2016, ditandai dengan penyerahan alat-alat kerja dalam upacara pembukaan TMMD yang dilakukan di halaman Balai Desa Wukirharjo, Prambanan, Sleman, Selasa (20/09) pagi.
Pasiter Kodim 0732/Sleman Kapten Inf Arly Iskandar dalam laporannya menyampaikan kegiatan TMMD Sengkuyung ke-97 Tahap II TA 2016 ini dilaksanakan selama 21 hari, terhitung mulai hari ini 20 September hingga 10 Oktober 2016, dengan sasaran kegiatan fisik dan non fisik.
“Untuk sasaran fisik adalah pembuatan jalan kampung, pembuatan talud, rehab masjid, poskamling, lantainisasi untuk 3 rumah, sedangkan untuk sasaran non fisiknya adalah penyuluhan PPBN, pemberian wawasan kebangsaan, kamtibmas, tentang bahaya narkoba, pertanian, penyuluhan KB dan kesehatan,” ujarnya.
Sri Muslimatun dalam amanatnya menyebutkan TMMD yang merupakan kegiatan lintas sektoral ini dimaksudkan untuk mengakomodasi aspirasi masyarakat. “Melalui program-program yang disusun dari bawah, mulai dari rembug desa sampai dengan rapat-rapat di tingkat Kabupaten sampai ke tingkat Propinsi. Sehingga keberhasilan TMMD sangat ditentukan oleh partisipasi aktif seluruh komponen bangsa, dan masyarakat,” katanya.
Pelaksanaan TMMD yang melibatkan prajurit TNI, Polri, dan masyarakat, dipercaya Muslimatun akan berjalan baik dan diharapkan dapat mencapai sasaran yang ditentukan. “Untuk itu kepada semua pihak agar berupaya memberikan kontribusi positif melalui koordinasi yang ketat dengan unsur lain yang terkait, serta melalui kegiatan ini saya berharap agar kerjasama yang telah terbina dengan berbagai instansi terkait dan masyarakat akan semakin kokoh dan mantap,” jelasnya.
Sasaran-sasaran TMMD yang telah dipersiapkan, lanjut Muslimatun semata-mata dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sehingga memiliki ketahanan wilayah yang kuat. “Agar tidak mudah terpengaruh isu-isu yang menyesatkan dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, yang senantiasa berusaha memecah belah bangsa Indonesia,” tambahnya.
Komandan Kodim (Dandim) 0732/Sleman Letkol Arm Djoko Sudjarwo dalam TMMD yang mengangkat tema ‘Dengan Semangat Kemanunggalan serta Kerjasama Lintas Sektoral dan Lintas Komponen Bangsa Kita Tingkatkan Percepatan Membangun di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat’ ini mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bukti kemanunggalan TNI bersama Rakyat. “Ini sebagai salah satu bukti kemanunggalan TNI bersama rakyat, dan sektor-sektor lain yang membantu dalam program ini sesuai dengan tema kali ini yang merupakan kerjasama lintas sektoral dan lintas komponen bangsa untuk mensejahterakan rakyat,” ungkapnya.
Djoko juga berharap, nantinya masyarakat dapat merasakan dan memanfaatkan apa yang akan dikerjakan dalam TMMD kali ini. “Semoga apa yang akan kita berikan dalam TMMD kali ini bisa dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat, dan tentunya sesuai tujuan TMMD untuk mensejahterakan rakyat, baik secara infrastruktur pembagunan fisik, ataupun non fisik dari berbagai penyuluhan-penyuluhan yang akan diberikan,” pungkasnya.

(Sumber: http://waktoe.com)

muslimatun-wabub-sleman

Pesan Wakil Bupati Sleman Untuk Mahasiswa Baru

Share This:

Sleman bisa disebut kota bergengsi dalam dunia pendidikan, beberapa kampus yang tampil di level Nasional dan bahkan Internasional ada di Kota Sembada tersebut. Hal itu menunjukan kontribusi Sleman sangat signifikan dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, akan banyak melahirkan pemimpin masa depan yang akan pulang ke daerah masing-masing setelah menyelesaikan sekolah dari kampus-kampus bergengsi yang ada di Sleman.

Bertepatan akan dimulainya perkuliahan tahun ajaran baru (2016/2017) hampir semua kampus yang ada di kota Sleman. Perlunya pesan-pesan khusus buat mahasiswa baru dari pemangku kebijakan agar menjalani perkuliahan pada jalur yang ideal dan sesuai yang diinginkan orang tua. Atas keinginan tersebut, kami dapat mewawancari Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun di Rumah Sakit milikinya Sakinah Idaman, Sabtu (06/08/2016).

Sri Muslimatun membuka perbincangan dengan mengatakan Mahasiswa itu yang jelas mempunyai kewajiban belajar sungguh-sungguh dari orang tua, sesibuk apapun aktivitas, belajar tetap diutamakan. Jangan sampai menyia-nyiakan kesempatan belajar selama di Jogja, karena generasi muda adalah asset bangsa yang akan melanjutkan cita-cita para pendiri Ibu Pertiwi ini.

“Selain kecerdasan intelektual, juga jangan lupa meraih kecerdasan emosional. Jogjakarta merupakan kesempatan tempat bergaul banyak orang yang memiliki karakter berbeda-beda, baik orang Sleman itu sendiri,maupun orang luar Sleman. Sleman itu sebagai condradikmuka untuk belajar kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual. Untuk belajar kecerdasan spiritual tolong dipilah dan dipilih, kalau salah memilih organisasi, bisa menyimpang pemikiran dan keyakinannya, karena di Jogja terdapat beragam aliran seperti diberitakan akhir-akhir ini,” urai Wakil Bupati Sleman tersebut.

Sri Muslimatun melanjutkan, mahasiswa harus mempersiapkan skill dan SDM yang mumpuni dalam rangka menyambut bonus demografi yang dimiliki Indonesia. Lima belas tahun ke depan mahasiswa sekarang adalah calon pemimpin yang akan datang. Jika tidak memperiapkan diri dari sekarang, maka akan ketinggalan dari orang-orang yang sudah mempersiapkan diri berbagai skill individu.

“Lima belas tahun ke depan mahasiswa sekarang adalah calon pemimpin yang akan datang, karena menjadi generasi yang akan mengalami bonus demografi yang dimiliki bangsa Indonesia. Jika tidak mempersiapkan diri dari sekarang, maka akan ketinggalan dari yang sudah mempersipkan diri semaksimal mungkin,” jelas pemilik rumah sakit Sakinah Idaman itu.

Perempuan yang pernah mendapat penghargaan keluarga sakinah teladan 2008 ini melanjutkan perbincangan bahwa Sleman banyak memiliki kebudayaan adiluhung. Orang Sleman sepenuhnya terus menjaga kebudayaan tersebut, dan kami berharap mahasiswa baru jangan tercemar dan mencemari. Tentunya yang harus dilakukan menyesuaikan agar nilai adiluhung tersebut tetap terjaga. Itulah namanya membangun karakter bidang sosial dan budaya.

“Anda bisa sampai ke Jogja berarti anda orang-orang pilihan, di sini banyak kampus ternama di Indonesia bahkan di dunia. Oleh Karen itu, hanya orang pilihanlah bisa sekolah di Jogja. Karena anda orang pilihan, tolong jaga kualitas dan setelah selesai jangan lupa pulang untuk membangun daerah masing-masing,” lanjut Ibu tiga anak itu.

Perbincangan semakin seruh ketika perempuan alumni pascasraja Ilmu Kedokteran Kesehatan Masyarakat UGM ini menyampaikan harapan mahasiswa jangan melupakan kampung halaman. Untuk menumbuhkan kesadaran membangun daerah asal dengan cara setiap kali mendengarkan kuliah, membaca buku, diskusi dan kegiatan ilmiah lainnya, anggaplah anda sedang berdiri di daerah asal atau selalu bawa isu kedaerahan, sehingga selalu tepikir untuk membangun daerah.

“Ketika pulang ke daerah asal dan bisa merealisasikan ilmu yang diperoleh selama di Jogja, maka mahasiswa yang bersangkutan sudah sampai pada puncak kesadaran. Internalisasi kesadaran paling tinggi adalah di mana kita selalu berfikir ilmu yang kita miliki harus membawa perubahan di daerah kita masing-masing,” pungkas Bu Daman panggilan akrab sehari-harinya.

(Sumber: www.bersatunews.com)

Wakil Bupati Sleman Menyampaikan Sambutan di Musda KNPI Sleman/ Foto: Bersatunews.com

Wakil Bupati: Pemuda Sleman Harus Bersatu

Share This:

Sleman, Bersatunews – Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun memberikan pesan kepada pemuda Sleman agar terus bersatu dan menghargai perbedaan yang ada di lintas OKP masing-masing. Ungkapan tersebut disampaikan pada Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI di gedung Bappeda Sleman, Minggu pagi (31/07/2016).

“Saya sangat berharap pemuda yang berhimpun di DPD KNPI Sleman yang terdiri dari beberapa OKP memiliki beberapa perbedaan tradisi dan karakter bisa bersatu, hilangkan semua perbedaan yang ada dalam rangka membangun Sleman yang lebih maju,” jelas Sri Muslimatun.

Sri Muslimatun melanjutkan, setiap perubahan yang terjadi di negeri selalu dimulai oleh generasi muda. Ia mencontohkan beberapa peristiwa penting, seperti sumpah pemuda, kemerdekaan Ibu Pertiwi, peristiwa 1968, 1974 dan 1998 semua momentum tersebut dimotori gerakan pemuda bangsa ini.

“Sejarah telah mencatat bahwa perubahan di Indonesia selalu dimotori oleh generasi muda. Oleh karena itu Sleman membutuhkan peran pemuda dalam memajukan daerah. Teruslah berbuat hal-hal nyata dan positif untuk kemajuan daerah, terutama Sleman tercinta” ucap Wakil Bupati Sleman

Tak lupa Sri Muslimatun menyampaikan harapannya di Musda ini agar tercipta kemufakatan dan pemahaman bersama lintas organ sehingga melahirkan keputusan yang berkualitas dan dapat dijalani secara bersama.

“Bukan hanya satu kemufakatan, tapi juga satu pemahaman. Jika sudah saling memahami, maka otomatis akan terjadi mufakat” pungkas pemilik Rumah Sakit Sakinah Idaman itu penuh cermat.

(sumber: www.bersatunews.com)