Sri Muslimatun

Lampaui Target, Bulan Dana PMI Rp 1,14 Miliar

Share This:

KORANBERNAS.ID–Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman yang dimulai 1 Januari-31 Mei 2018 berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 1.142.738.000. Sekretaris PMI Kabupaten, Sarijan mengatakan perolehan ini melebihi target yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu Rp 1 miliar.

“Perolehan target yang ditetapkan, yaitu 114% dari target sebesar Rp 1 miliar,” jelas Sarijan dalam acara Penutupan Bulan PMI Kabupaten Sleman 2018 di Aula lantai III Kantor Setda Kabupaten Sleman, Rabu (25/07/2018) siang.

Menurutnya sasaran Bulan Dana PMI Kabupaten Sleman tahun 2018 adalah masyarakat Sleman dengan menyediakan besaran kupon dari Rp 2.000 sampai dengan Rp 50.000. Adapun sasaran meliputi ASN, TNI/Polri, dan masyarakat umum pengguna jasa samsat, perbankan, kantor dan dinas, rumah sakit, kecamatan, desa, universitas, perusahaan, hotel, dan lainnya.

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun MKes yang juga menjadi Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kabupaten Sleman 2018 berharap dana yang terkumpul dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan.

“Dengan selesainya kegiatan bulan dana PMI tersebut, bukan berarti tugas dan kewajiban PMI Cabang Sleman selesai namun justru diperlukan kinerja yang maksimal dari PMI Cabang Sleman dalam menggunakan dana tersebut agar kepercayaan dan amanah yang diberikan masyarakat kepada PMI Kabupaten Sleman dapat dijaga,” kata Sri Muslimatun.

Dalam penutupan tersebut juga diserahkan buku laporan hasil audit laporan keuangan dari Kantor Akuntan Publik Inares Kumalawarta pada PMI Kabupaten Sleman dengan hasil Wajar Tanpa Pengecualian. (Sumber: www.koranbernas.id)

Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun MKes menghadiri sarasehan perlindungan perempuan disabilitas di Gedung Serbaguna Kabupaten Sleman, Selasa (03/07/2018).

Penyandang Disabilitas Peroleh Pelatihan Kerja

Share This:

KORANBERNAS.ID – Para penyandang disabilitas tak perlu bersedih sebab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus mengupayakan program-program untuk mereka.

“Di antaranya pelatihan kerja meliputi tata boga, pelatihan border dan teknisi perbaikan telepon seluler,” ungkap Dra Hj Sri Muslimatun MKes, Wakil Bupati Sleman, tatkala menghadiri sarasehan perlindungan perempuan disabilitas di Gedung Serbaguna Kabupaten Sleman, Selasa (03/07/2018).

Menurut dia, Pemkab Sleman juga memberikan sejumlah bantuan melalui Dinas Sosial berupa penyerahan beras, alat bantu dengar, kursi roda, kruk, kaki palsu dan brance bagi penyandang tuna daksa.

“Saya mengimbau kepada rekan-rekan difabel yang hadir untuk turut mensosialisasikan program bantuan ini sehingga berbagai program kegiatan yang dilakukan Pemkab Sleman dapat diakses lebih banyak oleh penyandang disabilitas,” tandasnya.

Kepala DP3AP2KB, dr Mafilindati Nuraini MKes menjelaskan kegiatan tersebut dimaksudkan pula untuk meningkatkan pemahaman tentang kesetaraan dan keadilan gender bagi pengurus dan anggota Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI).

Pada acara yang dihadiri 115 orang ini ditampilkan sejumlah produk usaha milik para penyandang disabilitas mulai dari produk makanan, kerajinan, pakaian dan lain sebagainya.

Mafilindati Nuraini berharap terjadinya sinergitas antara pemerintah dan semua lapisan masyarakat dalam rangka menciptakan kesetaraan dan keadilan gender di Kabupaten Sleman.

Lebih lanjut Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun MKes  menyampaikan para penyandang disabilitas adalah bagian masyarakat Sleman yang memiliki hak yang sama.

“Bahkan penyandang disabilitas ini juga memberikan pengaruh besar bagi pembangunan mewujudkan masyarakat Sleman yang lebih sejahteram yang merupakan visi pembangunan yang ingin kita capai,” kata Sri Muslimatun.

Apabila para penyandang disabilitas tidak dapat berperan optimal, maka pasti juga akan berpengaruh bagi keberhasilan pembangunan yang telah diupayakan Pemkab Sleman. (www.koranbernas.id)